Information Systems as a New Parameter Essay

1448 Words Sep 18th, 2012 6 Pages
Faktor-faktor Kegagalan Google Video Player
Google merupakan salah satu raksasa dalam dunia teknologi. Meskipun perusahaan ini merupakan perusahaan terbesar dan paling berpengalaman dalam hal teknologi, Google pernah melakukan beberapa kesalahan-kesalahan dan kegagalan-kegagalan. Opini-opini terkait produkproduk Google yang dikembangkan demi menyaingi kompetitornya terus merebak baik dari pendukung produk pesaingnya, pendukung produk Google, maupun pengguna netral. Beberapa produk Google yang dihasilkan demi menghadapi persaingan dengan kompetitor diantaranya jejaring sosial, katalog, web accelerator, platform dedication, dan pemutar video. Untuk permasalahan kompetisi pemutar video, Google tentunya mencoba untuk membuat layanan sendiri.
…show more content…
Pada saat itu, hal ini membuat sebuah percikan besar yang menyebabkan para analisator memperkirakan hal-hal besar terkait distribusi konten akan terjadi setelahnya. Google Video Player pada saat itu memang bukan merupakan hal yang buruk, namun hal tersebut juga bukan merupakan sesuatu yang baru. Didasari pada awalnya secara orisinil oleh aplikasi VLC, Google Video Player tampak serupa, setidaknya pada tahap awal. Pengguna dapat menggunakan file berekstensikan .gvp, yang ternyata bukan berisi video itu sendiri melainkan rujukan ke player pada sumber online. Saat itu belum ada berita utama yang meledak terkait Google Video atau Google Video Player sampai Januari 2006. Sejak Google mengumumkan akan memulai penawaran video-ondemand sebagai pelayanan berbayar, sebuah pergerakan dari kompetitor lain menggeser persaingan secara langsungnya dengan Youtube, yaitu sparring partner iTunes. Selanjutnya, Google menawarkan beberapa program layar kaca untuk dimainkan di Google Video Player dengan 2 dollar setiap episodenya. Beberapa program dapat diputar tanpa batas, sedangkan yang lainnya dilakukan penyewaan 24 jam. Dalam sebuah langkah khas Google, Google Video melanjutkan pengembangannya untuk menerapkan tag beta bahkan setelah Google Video memulai pengisian konten-konten yang berbayar. Hal ini tidak mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat. PC Magazine memberikan bintang 3 dari 5 dan mengatakan bahwa meskipun terdapat banyak konten gratis, namun beberapa konten berbayar

Related Documents